James Tohank's Blog

Kisah hidup pemuda indonesia
Basada en una historia real

Fuck Them Shit

Kalian Semua Itu Anjing tapi Aku Lebih Anjing

Sekapur Sirih

Tidak Ada Waktu Yang Terlambat Untuk Mencoba,
Tidak Ada Waktu Yang Terlambat Untuk Berubah,
maka,
Tidak Ada Waktu Yang Terlambat Untuk Berhasil

Friedrich Nietzsche (1844-1900)

Riwayat Hidup Singkat dan Karya Nietzsche

Filsuf abad ke-19 yang memiliki gagasan bahwa perbuatan merupakan hal terpenting didalam kehidupan manusia adalah Nietzsche. Ia dilahirkan di Roken dekat kota Leipzig (Jerman Timur) pada tanggal 15 oktober 1844. Waktu kecil ia di didik sangat serius oleh ayahnya yaitu pendeta Lutheran. Sedangkan kakeknya adalah guru besar teologi. Pada usia 5 tahun ia telah kehilangan ayahnya, dan kemudian dididik oleh ibunya yang sangat saleh pula. Pada tahun 1864 ia bekerja di Universitas Bonn dengan maksud mempelajari teologi dan ke-sustraan klasik (Bahasa Latin dan Yunani). Ketika itu Nietzsche telah meninggalkan iman Kristiani. Sebagai mahasiswa ia mengagumi karya dari Schopenhauer, disamping itu ia juga mengagumi karya-karya musik dari Richard Wagner (1813-1883). Ia bersahabat dengan mereka dan tak dapat disangkal bahwa Nietzsche juga mempuyai bakat yang besar di bidang musik.

Pada tahun 1869 Nietzsche berumur 25 tahun telah menjadi guru besar di Basel, Swiss. Karena ia dianggap sangat cerdas, maka pihak universitas Leipzig mengesahkan gelar doktor kepadanya, tanpa harus menempuh ujian. Setelah 10 tahun jabatan sebagai guru besar diletakan karena kesehatan yang tidak beres. Dan mulailah ia hidup sebagai "gelandangan intelektual". Dalam 10 tahun kemudian Nietzsche berjalan terus menerus keliling Italia, Swiss serta Perancis. Ia hanya hidup di hotel-hotel. tahun 1889 ia menderita sakit jiwa. Hidup Nietzsche sangat tragis, pada akhir yang tidak mendapat ketenangan. Ia dirawat oleh ibu dan kakaknya. Selain juga menghuni rumah sakit serta klinik-klinik psikiatris. Bersamaan dengan peristiwa itu, ia mulai diakui sebagai filsuf dan sastrawan Jerman yang terkenal. Pada tahun 1910 ia meninggal dunia.

Secara garis besar hidup Nietzsche dapat dibedakan menjadi tiga tahap walaupun tidak jelas.

Tahap pertama, ia dijiwai oleh tragedi lakon sedih Yunani, pesimisme Schopenhauer, dan musik Richard Wagner. Hidup Nietzsche dikuasai pandangan pesimistis serta menganggap kesenian sebagai alat untuk melarikan diri dari kenyataan hidup.

Tahap kedua ia dikuasai faham positivistis dengan penganalisaan yang kritis termasuk pengungkapan roh dianalis.

Tahap ketiga dimulai dengan karyanya Also Sprach Zarathustra atau "Demikianlah kata Zarathustra" (1883-1885). Karya-karya lain pada tahap kehidupan ini mewujudkan kritik atas segala sikap hidup, terutama terhadap agama Kristen.

Karya-karya Nietzsche

1. 1880-1881 Morgenrose (Merah Fajar)
2. 1881-1882 Die frohliche Wissenchalft (Ilmu Cerita)
3. 1883 Also Sprach Zarathustra (Demikianlah kata Zarathustra)
4. 1884 jenscits von Gut und Bose (Di Seberang Baik dan Jahat)
5. 1885 Zur Geneologie der Moral (Tentang Asal Moral)
6. 1886 Ecce Homo (Lihat Manusia)


Judul Sumber : Nada-nada radikal perbincangan para filsuf tentang musik
Pengarang : Sukatmi Susantina

1 comments:

  1. Anonymous said...
     

    ada ya..laki2 yg msh mau mnunggu gadisnya walau sdh d tinggalkan...

    ttg zarathustra,singkat bgt.

    pengen kenal n tau gadis yg dah meluluhkanmu....

Post a Comment



 

ARTdestroyer

Jl.Jati Menak C4 No.1 Margaasih Indah
Kab.Bandung 40215
Indonesia, Jawa Barat
(Hp-628562032229)

different paths

college campus lawn

wires in front of sky

aerial perspective

clouds

clouds over the highway

The Poultney Inn

apartment for rent