Posted on 7:41 PM
Di saat dunia paganisme berdiri lebih dominan, dimana kehidupan sebagian besar perempuan dianggap sangat rendah. Di Yunani,India, dan Cina, perempuan tidak memiliki hak dan dianggap sebagai harta milik suami mereka.
Aristoteles mengajarkan bahwa derajat perempuan berada diantara lelaki dan budak.
Plato mengajarkan bahwa jika seorang lelaki yang hidup sebagai pengecut, ia akan berenkarnasi sebagai perempuan.
Lalu RA.Kartini dengan habis gelap terbitlah terangnya.
Mana yang benar ya..
Tapi kalau jika dibandingkan dengan agama, perempuan sangatlah dijunjung tinggi. Dan saya setuju dengan perjuangan Kartini yang menjunjung tinggi harkat dan martabat wanita.
Posted on 7:32 PM
Harta..
Tidak ada gunanya hidup bergelimangan harta tanpa cinta. Harta dapat datang dan pergi setiap saat. "Cinta" yang sesat dan sesaat dapat diperoleh setiap saat, tapi cinta yang sejati tidak dapat dibeli dengan harta.
Perasaan Asmara
Rasa tertarik, simpati, naksir, yang merupakan asmara yang sering disalahartikan sebagai cinta. Asmara itu bukan cinta. Asmara dapat cepat berubah oleh rupa, harta, tempat dan keadaan. Asmara itu buta, tidak tahan lama dan tidak tahan uji. Cinta perlu diuji dalam suka dan duka dengan mata terbuka.
Rupa saja
Kecantikan yang di luar memang indah, kegantengan juga. Tapi itu dapat luntur termakan umur. Utamakanlah kecantikan yang di dalam.
Iba
lba (rasa kasihan) memang baik dan harus ada dalam hidup kita, tapi tidak boleh menjadi dasar pemikahan. Kasihan dapat habis, tapi kasih tidak berkesudahan. Dasar pemikahan adalah kasih, bukan kasihan.
Untuk kepuasan sex saja
Memang sex suci dan penting dalam hubungan suami-istri, namun tidak boleh menjadi tujuan utama dari pemikahan. Sex hanyalah salah satu bagian dari pernikahan. Orang yang hanya mengejar kenikmatan sex akan kecewa dan terjerat oleh kesusahan yang diciptakannya sendiri.
Desakan usia
Tuhan sudah menyediakan yang terbaik untuk Anda. Jangan takut kehabisan jatah dan kadaluarsa.
Untuk membalas jasa
Orang yang telah berbuat baik perlu dibalas, tapi jangan dengan pernikahan.
---
Salah satu hal lain yang tidak boleh dilupakan, dan merupakan yang terpenting adalah jangan menikah tanpa pengertian dan persiapan dengan tindakan yang nyata.
- Menikahlah menurut pola rencana Tuhan
- Daripada salah dan mengundang derita, lebih baik tidak menikah, jika tidak diteguhkan oleh Tuhan. Karena Tuhanlah yang menciptakan manusia sepasang-sepasang. Tanpa persetujuan Tuhan, tidak mungkin manusia dapat bersatu!